FOLLOW YUK !
0821-3665-3479
Artikel Trip

jomblotrip ngecamp gili labak

Published on September 11, 2015 under opentrip gili labak
jomblotrip ngecamp gili labak

Pulau yang luasnya tidak sampai 5 hektar ini bisa anda kelilingi hanya dengan waktu 20 menit, gili labak sangat cocok bagi anda pecinta olahraga diving. Keindahan bawah laut pantai ini sangat bagus. Kebanyakan pengunjung datang kesini untuk senorkeling atau diving. Sayangnya untuk penyewaan peralatan snorkeling atau diving tidak ada disini, pengunjung harus membawa sendiri.

Infrastruktur Gili Labak masih tergolong kurang, untuk air bersih saja warga sekitar mengambil dari pulau lain, warung atau rumah makan juga tidak ada, listrik yang hanya mengandalkan tenaga surya itupun dinyalakan hanya pada malam hari. Serta penginapan yang belum tersedia. Jika anda ingin bermalam di gili labak anda bisa menumpang di rumah warga sekitar atau mendirikan tenda.

Masyarakat sekitar pulau sangat ramah dan menjunjung tinggi adat istiadat serta norma agama. Jadi anda harus berperilaku dan berpakaian sopan. Di anjurkan salah satu rombongan anda bisa bahasa Madura. karena penduduk sekitar bahasanya masih menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Madura. hanya beberapa yang bisa menggunakan bahasa Indonesia.

Bentangan pasir putih dan lautan biru dengan ombak yang landai menjadikan Pulau Gili Labak yang sangat layak untuk dikunjungi.pasir putih gili labak sumenep Sekitar 50 meter sebelum berlabuh di bibir pantai akan disambut dengan beningya air laut membuat anda bisa menikmati gugusan terumbu karang yang sangat indah. Gili Labak menjadi salah satu tempat favorit bagi yang hobi snorkling ataupun diving karena Gili Labak mempunyai titik titik terumbu karang dan biota laut yang cukup beragam.

Gili Labak yang dahulu orang menyebutnya dengan Pulau Tikus mempunyai luas sekitar 5 hektar dan dapat dikelilingi dengan berjalan kaki kurang lebih 30 menit ini dihuni sekitar 35 kepala keluarga. Untuk penunjang fasilitas di Gili Labak masih tergolong kurang. Seperti keterbatasan air bersih yang memang belum ada sumber air tawar di pulau tersebut, listrik yang hanya menyala di malam hari, belum adanya penginapan ataupun warung makanan.

Tagged: , , , , , , , , , , ,