FOLLOW YUK !
0821-3665-3479
Artikel Trip

Sunrise Nan Menawan di Bukit Sikunir Dieng

Published on February 26, 2015 under open trip sikunir
Sunrise Nan Menawan di Bukit Sikunir Dieng

Terletak pada ketinggian 2.263 mdpl, disebut sebut Sikunir menjadi surganya para pencari sunrise.

Untuk mencapai Bukit Sikunir ini dari pusat kawasan Dieng, butuh waktu sekitar setengah jam menggunakan kendaraan baik
motor dan mobil. Desa ini berada di ketinggian sekitar 2.350 meter dari permukaan air laut, sehingga kerap menemui kondisi jalanan terjal dengan naik dan turun yang cukup curam. Maka para wisatawan harus berhati-hati dengan medan yang dilewatinya itu.

Belum lagi, suhu sangat dingin menyergap tubuh kita saat keluar dari rumah atau home stay saat akan menuju lokasi tersebut. Agar bisa melihat pemunculan Golden Sunrise ini, sebaiknya kita berangkat menuju Bukit Sikunir pada waktu subuh.
Cahaya pagi Sikunir bisa dinikmati ketika jarum jam menunjuk ke angka 03.30 WIB. Pendaki setidaknya harus sudah memulai perjalanan dari kawasan sekitar Candi Dieng pada pukul 03.00-04.00 WIB untuk mendapatkan cahaya pagi yang bagus. Suhu bisa mencapai di bawah 10 derajat Celsius pada subuh.

Dari bukit ini, wisatawan bisa memandang tujuh puncak gunung, yakni Sindoro, Merapi, Merbabu, Lawu, Telomoyo, Ungaran, dan Prau di kawasan Dieng. Dari puncak Sikunir, ketika pandangan mengarah ke barat terlihat Telaga Cebong yang bersebelahan dengan perkampungan Sembungan. Di sekitar Bukit Sikunir selain Telaga Cebong juga ada empat telaga lain, yakni Asat atau Wurung, Gunung Kendil, dan dua Telaga Pakuwujo.

Desa Sembungan adalah desa terakhir sebelum mencapai puncak Sikunir. Desa ini berjarak enam kilometer dari kompleks Candi Dieng dan 30 kilometer dari Kota Wonosobo. Desa ini berada pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Dari Sembungan pendaki perlu menempuh jalan kaki sejauh satu kilometer. Desa Sembungan merupakan permukiman padat yang dikelilingi perbukitan.

foto : www.flickr.com

Tagged: , , , , , , , , , ,