FOLLOW YUK !
082136653479

Open Trip Gunung Semeru

Opentrip Semeru Tgl 25-28 Mei 2017

Published on May 25, 2017
Silahkan  Daftar sebagi Peserta Open Trip Mahameru dengan biaya murah dan hemat 

Menggapai Puncak Mahameru Tgl 25-28  Mei 2017  bunga Edelweis Kalimati, semua pesona keindahan itu akan kalian dapati dengan Pendakian Gunung semeru dengan mengikuti

Open Trip Semeru dengan biaya sangat hemat

 

Tour Duration
4D3N
Minimum Keberangkatan
10 Orang
Meeting Point
PasarTumpang Malang

Harga :
800.000/orang

Hargatermasuk :

  1. Angkot Malang-Tumpang
  2. Jeep Tumpang-Ranupaniisi 12 orang
  3. Simaksi ( Ijinpendakian)
  4. Makan 2x (sebelumdansesudahpendakianyaitu di Ranupani)
  5. Tenda per tim (4orang)
  6. Cooking set (kompor , gas, nesting)
  7. Porter tim (membawakantenda, alatmasak)
  8. P3K standart
  9. Tour Leader TemanNgetrip
  10. Souvenir TemanNgetrip

Exclude:

  1. Logistik
  2. Porter pribadi
  3. Cemilan

Itinerary :

Day 1
07.00 – 08.00 : Meeting Point PasarTumpang, pesertadijemput di Hotel

08.00 – 10.00 :PasarTumpang – Ranupani
10.00 – 11.00 : Simaksi, Repacking, Makan 1
11.00 – 16.00 : Start trekking PosRanuPani – RanuKumbolo (2.383mdpl)
16.00 – 06.00 : Camp di RanuKumbolo, enjoy the view, makan 2

Day 2
06.00 – 08.00 :Banguntidur, enjoy the view, makan 3
08.00 – 12.00 : Trekking RanuKumbolo – Kalimati (2.669mdpl)
12.00 – 13.00 : Bukatenda, masakdanmakan 4, camp di Kalimati

NOTE: Pendakiansebenarnya HANYA DIPERBOLEHKAN sampaiKalimatisaja, jadiapabilaadaygmaulanjutke PuncakMahameru, makaresikoditanggungsendiri!

 

 

Itinerary kepuncakMahameru :

Day 3

23.00 – 00.00   : Bangun, persiapan summit attack, makan 5
00.00 – 01.00   : Trekking Kalimati – Arcopodo (2.912mdpl)
01.00 – 05.00   : Arcopodo – PuncakMahameru (3.676mdpl)
ENJOY PUNCAK PARA DEWA
07.00 – 10.00   : PuncakMahameru – Kalimati
10.00 – 13.00   : Istirahat, masak, makan 6
13.00 – 16.00   : Kalimati – RanuKumbolo
16.00 – 19.00   : Camp malamterakhir di Ranukumbolo, makan 7

Day 4
04.00 – 06.00 :BangunPagi, makan 8
06.00 – 07.00 : Packing SebelumMeninggalkanRanuKumbolo
07.00 – 12.00 : PerjalananRanuKumbolo – PosRanuPani, Makan 9
12.00 – 14.00 : PerjalananPosRanuPani – MenujuTumpang
15.00 – 17.00 : See you next trip

PerlengkapanPribadi

Carrier/daypack WAJIB
Geiter
KostumTreking (Baju&CelanaLapangan)
Sleeping bag WAJIB
Matrasbiasa / matrasalumunium WAJIB
JaketGunung (Cold Proof, Water Proof, Wind Proof) WAJIB
Jas Hujan / ponco WAJIB
Sepatu Outdoor WAJIB MENGGUNAKAN SEPATU
Sandal
Pakaianganti WAJIB
Kupluk / topi / slayer WAJIB
Sarungtangan&kaos kaki WAJIB
BotolMinumdan alat makan WAJIB
Printilan Outdoor (Korek, pisau, talidll)
Obat-obatanpribadi WAJIB
Alatbersih-bersih (tisudll) WAJIB
Senter/ HeadLamp WAJIB
BateraiCadangan WAJIB
Trash bag sedang WAJIB
Masker WAJIB
Treking Pole

PERSYARATAN DAN KETENTUAN
1. Minimal keberangkatan 10 orang
2. Ketika trip dalam kondisi yang sehat dan prima dengan disertai Surat Keterangan Sehat dari dokter
3. Tidak mempunyai riwayat penyakit yang membahayakan bagi diri sendiri atau orang lain.
4. Pembatalan dikarenakan kuota tidak terpenuhi akan ada pengembalian uang DP 100%
5. DP yang sudah di setor tidak dapat di tarik kembali tapi dapat digantikan ke orang lain.
6. Pendaftaran ditutup H-10 sebelum tanggal keberangkatan.
7. Pembayaran DP sebesar Rp 400.000, maksimal satu hari setelah registrasi.
8. Setelah melakukan transfer HARAP segera konfirmasi ke contact person, bukti transfer di simpan, difoto dan dikirim via Email/BB/WA.
9. Panitia berhak membatalkan trip dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu, dan uang DP peserta akan dikembalikan 100%.
10. Semua peserta yang sudah booking dan ikut trip TemanNgetrip, dianggap mengerti dan menyetujui semua ketentuan di atas, dan tidak melakukan tuntutan yang berlebih.

Cara Pendaftaran

Untuk registrasi silakan melakukan DP minimal 400ribu/orang. Setelah transfer silakan kirim bukti transfer, kirim ukuran kaos, foto KTP dan nomor HP/WA. Untuk pelunasan H-7, dan untuk koordinasi lebih lanjut melalui group WhatsApp.
1. Yang berminat bisa langsung menghubungi kontak person kami untuk memastikan ketersedian seat.
2. Peserta dianggap fix dan mendapatkan seat/ikut trip ketika sudah membayar DP ke no rekening yang telah di sebutkan.
3. Diharap konfirmasi,apabila telah melakukan transfer DP dan pemberitahuan bila nama rekening dengan nama peserta tidak sama.

Nomor Rekening :
CIMB NIAGA : 9060100400181 a/n Sandy Whidayanto
BNI : 0266228467 a/n Sandy Whidayanto

BCA : 7771143095 a/n Hanifatunnisa

Contact Person :
PIN BB : 56C45D93

WA : 0821-3665-3479
Tlp : 0821-3665-3479
Email: temanngetrip@gmail.com
Line : temanngetrip

 

Tips manajemen pendakian

Published on January 10, 2015 under Info dan Tips Wisata
Tips manajemen pendakian

MANAJEMEN PENDAKIAN

manajemen pendakianMendaki Gunung sekarang adalah salah satu hobi unik yang banyak digemari banyak kalangan. Kegiatan mendaki gunung merupakan petualangan yang menantang, kadang pula merupakan kegiatan yang sangat ekstrim bagi sebagian kalangan. Orang akan mempunyai perasaan puas tersendiri bila sampai di puncak gunung dan melihat keindahan kawah gunung dari jarak dekat. Tetapi semua itu tidak akan mudah didapatkan tanpa persiapan dan perhitungan yang matang.

Sebelum Anda memulai sebuah pendakian ke sebuah gunung, ada baiknya Anda mengerti bagaimana mempersiapkan segalanya dalam sebuah manajemen pendakian. Manajemen pendakian ini adalah sebuah ilmu yang biasanya wajib dikuasai oleh orang-orang yang menyebut dirinya pendaki gunung. Sekilas terlihat sepele, akan tetapi jika diabaikan akan berakibat kacaunya sebuah pendakian. Manajemen pendakian mudah sekali dipelajari dan diaplikasikan sebelum mendaki.

Hal-hal yang biasanya harus diperhatikan antara lain:

Perlengkapan yang harus dibawa
Jumlah personel yang ada dalam sebuah team
Berapa lama waktu yang diperlukan dalam ekspedisi itu.
Bagaimana kondisi alam yang hendak dijelajahi.
Persiapan jika terjadi kondisi yang tidak terprediksi (diluar kondisi normal)

Tips manajemen pendakian
Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda

Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki gunung selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda, tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. Contoh : Nesting (tempat memasak untuk tentara), bisa digunakan untuk memasak juga untuk tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.
Matras

Sebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak pendaki gunung yang lebih senang mengikatkan matras di luar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor.
Kantung Plastik

Selalu siapkan kantung plastik/ trash bag di dalam ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun gunung, baju basah dan lain sebagainya. Dapat juga berfungsi untuk lapisan anti air bagi ransel. Atau dapat juga dimanfaatkan sebagai jas hujan saat darurat.

Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang-barang di dalam ransel anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.
Menyimpan Pakaian

Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab.

Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih
Menyimpan Makanan

Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan/ awetnya makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian. Untuk makanan kaleng ada baiknya tidak terlalu banyak, karena selain berat kita juga harus membawa turun lagi kalengnya setelah dikonsumsi, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang sembarangan.
Menyimpan Korek Api Batangan

Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.
Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel

Selalu simpan barang yang paling berat di posisi atas, gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung ataupun saat turun nantinya. Usahakan untuk selalu mengingat-ingat dimana barang bawaan anda di tempatkan di dalam ransel, karena ada kalanya kita akan mencari barang tersebut dengan penerangan yang tidak memadai, jadi akan lebih cepat jika anda mengetahui dengan pasti dimana letak barang yang anda cari tanpa melihatnya sekalipun. Akan lebih baik anda membawa hal-hal yang menunjang selama perjalanan dan jangan membawa barang yang tidak dibutuhkan selama anda mendaki, karena selain tidak akan berguna juga memberatkan bekal bawaan di perjalanan.
Obat- obatan

Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau obat-obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.
Minuman beralkohol

Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.
Manajemen Pendakian

Ada baiknya sebelum memulai pendakian, Anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info-info penting lainnya pada para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna untuk persiapan pendakian berkaitan dengan bujet (dana), alat dan perlengkapan yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi hal-hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.
Cahaya / Lampu

Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu minyak. Hal ini dapat dipilih berdasarkan murah dan gampangnya bahan bakarnya didapatkan. Hal lain yang musti menjadi perhatian adalah, jika mengunakan penerangan berupa api harus mewaspadai keamanan dan tempatnya karena akan jadi mimpi buruk jika kita tidak berhati-hati dalam menjaganya. Sediakan pula dop dan baterai cadangan dan simpan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga jika dibutuhkan sewaktu-waktu dapat segera ditemukan. Ada baiknya baterai bekas di bawa turun lagi, agar tidak menyebabkan polusi.
Jas Hujan

Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat (bivoak), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai sebagai unsur penting tandu darurat. Jadi jangan sepelekan perlengkapan yang satu ini.

Selamat Mendaki……

Sayangilah Hutan Kita……

sumber : http://www.pecintaalam.net/manajemen-pendakian/

Open Trip Gunung Semeru

Published on November 29, 2014 under Artikel Trip Murah
Open Trip Gunung Semeru

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT. Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 m hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.

Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pergi-pulang. Untuk mendaki gunung dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang. Dari terminal Kota Malang naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan jeep atau truk/pickup yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp20.000,00 hingga Pos Ranu Pani.

Sebelumnya mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat izin, dengan perincian, biaya surat izin Rp6.000,00 untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp2.000,00 per orang, Asuransi per orang Rp2.000,00

Dengan menggunakan truk sayuran atau jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,00/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,00/buah. Di pos ini pun dapat mencari portir (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni Ranu Pani (1 ha) dan Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.

Setelah sampai di gapura “selamat datang”, memperhatikan terus ke kiri ke arah bukit, tapi jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.

Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100 m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting di atas kepala.

Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadangkala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 km.

Ranu Kumbolo

Di Ranu Kumbolo dapat didirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.

Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asapwedus gembel.

Selanjutnya memasuki hutan cemara di mana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.

Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.

Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.

Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.

Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.

http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Semeru

WhatsApp